Kaya Raya Dari Bisnis Kudapan ? Kenapa Tidak

Salah satu " Penyakit bisnis" kebanyakan orang yaitu menganggap remeh perjuangan usaha kecil menyerupai bisnis camilan. sebab mereka menganggap bisnis kecil tersebut hanya sanggup menunjukkan omzet yang kecil juga. Buat apa berbisnis kalau untungnya hanya kecil. kata sebagian orang.

Padahal kalau di telaah lebih dalam, segala sesuatu yang besar itu semua berasal dari yang kecil lho, kalau tidak ada yang kecil maka yang besarpun tidak akan pernah ada.

Contohnya uang 1 miliar, ataupun 1 juta itu tidak akan pernah ada kalau tidak ada uang 1000 dan 100 rupiah.

Begitu juga dalah hal bisnis, meskipun kelihatannya untungnya hanya kecil. namun kalau terjadi penjualan dalam jumlah yang besar maka tentu akan menghasilkan laba yang besar juga, ia nggk.

Misalnya produk menyerupai permen relaxa, kalau kita fikir fikir berapa laba yang di sanggup dari 1 biji permen relaxa? kecil kan, tapi kalau yang terjual dalam 1 harinya sebanyak 1 juta relaxa berapa laba yang kita dapat? coba dech sahabat hitung sendiri.
 kebanyakan orang yaitu menganggap remeh perjuangan usaha kecil menyerupai bisnis makanan ringan Kaya Raya Dari Bisnis Camilan ? Kenapa Tidak

Begitu juga dengan bisnis camilan, selama ini banyak yang menggap remeh bisnis ini sebab manfaatnya yang kecil, padahal yang terpenting itu bukanlah persoalan manfaatnya yang kecil tetapi bagaiamana cara menciptakan makanan ringan yang lezat dan cara pemasaran serta cara promosi yang baik sehingga sanggup menghasilkan penjualan yang banyak dan keuntungannyapun akan banya pula.

Jadi kalau sahabat bertanya apakah sanggup kaya raya dari bisnis camilan, kenapa tidak? itu semua sanggup terjadi kalau kita tekun dan mau membesarkan bisnis tersebut.

Baca juga : pentingnya melaksanakan studi kelayakan perjuangan sebelum berbisnis

Untuk cotoh sudah banyak koq.

Di desa saya misalnya, dahulu ada makanan ringan yang berjulukan Amplang, dimana makanan ringan ini dulunya biasanya hanya ada di warung warung dan terkesan sebagai makanan kampung dan pedesaan.

Singkat cerita, kemudian ada seseorang yang kreatif dari kampung saya yang menciptakan makanan ringan amplang tersebut dengan bentuk yang lebih baik serta kemasan yang lebih moderen.

Alhasil ketika ini makanan ringan amplang tersebut menjadi Primadona di tempat saya tinggal dan sudah menjadi ciri khas kawasan dimana setiap orang yang hendak bepergian niscaya membeli amplang sebagai oleh oleh.

Pemasarannya pun sudah semakin luas dan menjangkau kota kota lain di indonesia. 

Alhasil pemiliknyapun kita menjadi pengusaha sukses yang kaya rasa berkat dari kerja keras dan kerja kreatifnya melalui bisnis camilan.

Untuk pola contoh lain pengusha sukses dari bisnis camilanpun juga banyak, baik yang saya baca di google maupun di kawasan saya sendiri, atau menyerupai yang di langsir di laman tribunnews.com.

Disitu di ceritakan sosok cowok berjulukan helmi, seorang cowok kelahiran banyu amis yang tinggal di malang, di situ di ceritakan bahwa hanya dengan bermodalkkan 5 Kg  makanan ringan kacang telor dan pilus hasil pemberian dari seroang teman, Helmi memulai bisnis makanan ringan miliknya.

Namun sebelum menjualnya, Helmi sempat berfikir hingga 2 hari lamanya perihal bagaimana caranya supaya jualan camilannya sanggup laku elok dan berjalan lancar.

Sampai terbesitlah ilham di dalam dirinya supaya mengemas ulang produk camilannya tersebut menjadi lebih baik dan menarik, dan Helmipun mengubah 5 kg makanan ringan tersebut menjadi 120 bungkus plastik kecil yang ia jual dengan harga Rp.1000 sebuah harga yang sangat terjangkau oleh siapapun.

Namun sebelumnya Helmi juga sudah menciptakan kemasan dengan desain yang menarik dan beliau beri nama makanan ringan tersebut dengan label " Naimaa Food ".

Baca juga : Kisah sukses seorang reseller hingga menjadi miliarder

Barulah sesudah itu di coba titipkan makanan ringan milinya tersebut di toko toko, meskipun sempat ada toko yang mencurigai apakah makanan ringan miliknya tersebut baklan laku atau tidak. namun dengan sedikit perundingan alhasil diapun sanggup menitpkan camilannya dibeberapa toko.

Dan berkat ketekunanya tersebut, dalam beberapa bulan permintaanpun mulai mengalir secara sedikit demi sedikit hingga alhasil helmi sanggup 2 kwintal makanan ringan setiap minggunya dan ada sekitar 800 toko Ritel di kota malang yang menjadi langgan helmi. 

Wow.. dari kisah di atas maka sudah sangat terperinci bukan. bisnis kecil menyerupai makanan ringan juga tidak sanggup di pandang remeh kalau di kelola dengan baik dan benar.


Kunci Sukses Bisnis Camilan

Dari kisah sukses kedua pengusaha makanan ringan tersebut maka sanggup kita simpulkan bahwa kunci sukses dari bisnis makanan ringan yaitu :

1. Kemasan Yang Menarik

Mengemas makanan ringan dalam kemasan yang menarik dan moderen merupakan hal yang mutlak kalau kita hendak sukses di dalam bisnis makanan ringan ini, sebab dengan kemasan yang menarik maka akan menunjukkan nilai tambah lebih terhadap bisnis yang kita jual sekaligus lebih menarik perhatian para pembeli.

2. Membuat Brand / Merek Sendiri

Ini juga tak kalah pentingnya, sebab dengan memubat merk sendiri maka itu artinya kita menjual produk yang fresh dan belum ada di pasaran, sehingga sanggup menciptakan para pembeli ingin tau akan produk milik kita.

3. Teknik Pemasaran Yang Baik

Nah yang terakhir kunci sukses dari bisnis makanan ringan yaitu bagaimana cara kita memasarkan produk kita tersebut.

Di zaman kini ini saya rasa lebih mudah, sebab kita sanggup memanfaatkan internet untuk memperluas pemasaran sekaligus memperkenalkan merek dagang kita tersebut.

Baca juga : Inspirasi bisnis dari pemilik perjuangan bunga kertas dengan omzet ratusan juta

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel